Perang Bintang mulai direncanakan awal tahun 2003 dengan target pembukaan tanggal 30 Desember 2003.  Perang Bintang menempati lahan ex Puri Misteri  dan merupakan wahana pengganti yang habis terbakar 10 tahun  sebelumnya yaitu tahun 1993.

Banyak wahana yang sudah di rencanakan sebelom akhirnya Perang Bintang yang dijalankan. Nama “Perang Bintang” sendiri muncul setelah 2 bulan masa perencanaan. Nama2 sebelumnya berupa Lorong Rahasia, dll. Tetapi nama “Perang Bintang” itu yang dianggap bisa menjual karena saat itu sedang booming film Star Wars edisi terakhir.

Wahana ini dibagi atas 3 bagian utama yaitu bagian antrian sampai ruang preshow 1, bagian dua yaitu antrian lagi sampai ruang transfer room, bagian 3 adalah main show. Bagian main show menempati ruang terbesar dgn ukuran 24m x 36 m.

Seperti pada umumnya wahana2 indoor dengan istilah yang kami pakai adalah Dark Ride (suatu istilah umum yang dipakai dalam industri theme park di seluruh dunia termasuk Disneyland dan Universal Studios) wahana ini merupakan wahana indoor keempat di Dufan setelah Ramasinta (yg juga habis terbakar), Istana Boneka, Tourbo Tour.  Selain indoor, wahana ini juga menggunakan 16 vehicles yg didatangkan dari Jerman dan semua boneka juga dibuat di Jerman. Setiap kali show vehicles yg direlease sebanyak 12 unit sedangkan 4 vehicles sebagai spare untuk disimpan .

Ketinggian ruang main show adalah 12 meter, menggunakan AC central dengan blocking sistem, siatem sensor untuk sensor gerakan animasi, beberapa buah CCTV untuk memantau pergerakkan, juga menggunakan special effect sepeti fog effect, efek letusan, laser effect.

Seperti umumnya dark ride, wahana ini memiliki alur cerita. Untuk setiap tahap memerlukan waktu perencanaan yang sangat rumit dan koordinasi antar disiplin ilmu yg sangat ketat. Sedikit saja meleset atau lambat kemajuannya sangat mempengaruhi jalannya proyek.

Wahana Petualangan Perang Bintang

Untuk pilihan cerita, dibuat berbagai varian. Dan setelah melalui berbagai diskusi dan resit diputuskan menggunakan setting cerita planet Mars.

Para penonton dibawa masuk ke dalam sebuah laboratorium riset  makanya bentuk bangunan itu  maksudnya adalah sebuah laboratorium. Penonton berjalan masuk ke dalam (tentunya setelah lepas dari antrian), dan masuk ke dalam ruang show pertama disebut ruang Preshow 1. Dalam ruang ini terdapat sebuah robot yg akan menjelaskan mengenai proses perpindahan suatu benda dari suatu tempat ke tempat lainnya. Di situ dilakukan percobaan yaitu pemindahan seekor anjing Pudel .. dan ternyata… percobaannya gagal..

Pada waktu mau mengulang percobaannya tiba2 terjadi interupsi di layar monitor, ternyata ada permintaan minta tolong dari mahluk Mars yg disebut kaum Marsian. Marsian ini diserang mahluk musuh yg disebut Mantide. Marsian minta tolong kepada manusia utk menyelamtkan planet mereka. Oleh karena Cepat…! Cepat pergi ke ruang Transfer….

Maka pintu belakang ruang ini terbuka dan semua pengunjung berjalan menuju Transfer Room. Ruang transfer ini dapat menampung hingga 50 orang memiliki lantai getar dilengkapi 6 TV layar datar 42 inch (Saat itu merupakan TV yang paling canggih) harganya sekitar 35 juta rupiah.

Di transfer room ini seolah2 pengunjung diajak berpindah ke planet Mars, sehingga waktu pintu terbuka, para pengunjung masuk ke dalam suatu lorong di kiri kanan lorong itu terdapat boneka2 Marsian dalam keadaan compang camping habis diserang musuh.

Kemudian pengunjung antri lagi,  antrian ini dilengkapi dengan TV flat yg menerangkan penggunaan senjata sinar laser dan tata cara naik ke pesawat. Setelah itu pengunjung naek ke dalam vehicle dengan kapasitas 6 orang per vehicle dengan kapasitas  1000 orang per jam.

Dalam ruang ini (main show) dibagi atas 6 scene yaitu: 1. Scene laboratorium yang rusak. 2. Scene Hutan, 3. Scene Gua, 4. Scene Kota Mars, 5. Scene Markas musuh dan 6. Rejoice/Glorious dan semua musik dibuat oleh Purwa Caraka.

Sejak masuk hinggak keluar menempuh 15 menit entertainment time.  Setiap kali kita unloading kita bisa liat score tembakan kita apabila mengenai target berwarna hijau, target berubah warna merah dan kita dapet score 100 di vehicle kita masing2. Karena tau target sasarannya dan bagaimana seharusnya menembak target, sang arsitek  sampe saat ini belom terpecahkan rekornya.

Proses perencanaan kurang lebih memakan waktu 1 tahun. Dari proses mendesain, pemilihan nama, pembangunan dan sampai selesai dan siap  untuk di launching.

sketsa design

Bangunan Perang Bintang yang berwarna  Magenta, Ungu dan Fuschia ini supaya senada dengan bangunan di sebelahnya, selain itu merupakan warna kegemaran sang arsitek. Prasasti untuk para pembuatnya tertanam pada dinding depannya dengan nama  sang aristek sebagai pembuatnya.

Perang Bintang

The Architect & His Creation


sketsa design

tampak samping

loket tiket

Gelanggang Samudra Main Entrance


Dalam wahana 4D, bangunan berarsitektural Pyramid Suku Inca dengan kapasitas 304 orang. Selain dapat menyaksikan film berteknologi 3D dengan menggunakan kacamata khusus, pengunjung juga akan merasakan efek2 sensasional.

Efek-efek tersebut seperti cipratan air, hembusan angin, dll. Hal ini membuat pengunjung merasakan pengalaman unik dan suasana seolah2 berada di dalam film tersebut.

The Pyramids


The Pyramid 4D Theatre


queue line (first-come, first-served)


while waiting

Pertunjukan film di wahana 4D dilakukan 5x pada hari Senin – Jumat yaitu pukul 12.00 13.00 14.00 15.00 dan 16.15. Sedangkan diakhir pekan pertunjukan akan ditambah sebanyak 2 kali yaitu pukul 11.00 dan 17.30 sehingga jumlahnya menjadi 7 kali sehari.

4D Theatre

Fim pertama di theatre 4D ini berjudul “Panda Vision” yang di launching pada bulan Maret 2006. Film ini mengisahkan 3 buar cerita yang berbeda. Film pertama tentang polar bear, kedua tentang kura-kura. Sedangkan film terakhir tentang ular dan monyet.

Dimana pada babak terakhir yang mengisahkan tentang monyet di hutan saling bergelantungan, diikuti dengan efek ranting-ranting pohon yang turun dari plafon dalam theatre tersebut. Sehingga penonton seolah-olah merasakan sedang dalam kawasan hutan yang di huni oleh monyet-monyet tersebut.

Film kedua yang dirilis per tanggal 1 Juni 2008 adalah “Monster of the Deep” yang berdurasi 10 menit ini menceritakan tentang perjalanan evolusi hewan-hewan purba laut yang hidup pada masa 450 juta – 75 juta tahun silam. Dalam film ini penonton akan diajak menjelajahi kedalaman laut dengan beraneka ragam hewan-hewan awal peradaban laut dengan berbagai macam bentuk dan karakter pada jaman pra sejarah.

Film ini juga menceritakan bagaimana kura-kura yang sudah ada sejak ratusan juta tahun silam tidak mengalami evolusi bentuk dan masih bisa bertahan hidup sampai saat ini. Selama perjalanan ini, para penonton dapat merasakan pengalaman menjelajahi fantasi petualangan alam yang mendidik sekaligus ekstrim.

Sedangkan film ketiga berjudul “Turtle Vision” yang di rilis pada bulan April 2009. Untuk mengetahui ceritanya, silahkan saksikan sendiri di 4D Theatre (Gelanggang Samudra ) Ancol.

The Architect & his family


Gerbang Barat

Ancol West Gate

Gerbang ini dibangun pada akhir tahun 2003 dan selesai tahun 2004. Secara konsep, gerbang ini merupakan suatu kanvas raksasa di mana pada bagian tengah gerbang ini menampilkan animasi film atau special effect dari projector. Proyeksi gambar dipancarkan dari projector pada suatu screen tipis. Launcing proyek ini pada malam tahun baru 2004, dan tentu saja hasilnya fantastis!!!




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.